Rabu, 05 Januari 2011

tulisan umum


GUNUNG MELETUS

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari

http://bits.wikimedia.org/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png
Letusan gunung berapi St. Helens (AS), 1980
Gunung meletus merupakan peristiwa yang terjadi akibat endapan magma di dalam perut bumi yang didorong keluar oleh gas yang bertekanan tinggi. Magma adalah cairan pijar yang terdapat di dalam lapisan bumi dengan suhu yang sangat tinggi, yakni diperkirakan lebih dari 1.000 °C. Cairan magma yang keluar dari dalam bumi disebut lava. Suhu lava yang dikeluarkan bisa mencapai 700-1.200 °C. Letusan gunung berapi yang membawa batu dan abu dapat menyembur sampai sejauh radius 18 km atau lebih, sedangkan lavanya bisa membanjiri sampai sejauh radius 90 km. Tidak semua gunung berapi sering meletus. Gunung berapi yang sering meletus disebut gunung berapi aktif.

Berbagai Tipe Gunung Berapi
  1. Gunung berapi kerucut atau gunung berapi strato (strato vulcano)
  2. Gunung berapi perisai (shield volcano)
  3. Gunung berapi maar




Ciri-ciri gunung berapi akan meletus
Gunung berapi yang akan meletus dapat diketahui melalui beberapa tanda, antara lain
  • Suhu di sekitar gunung naik.
  • Mata air menjadi kering
  • Sering mengeluarkan suara gemuruh, kadang disertai getaran (gempa)
  • Tumbuhan di sekitar gunung layu
  • Binatang di sekitar gunung bermigrasi

Hasil letusan gunung berapi
Berikut adalah hasil dari letusan gunung berapi, antara lain :
Gas yang dikeluarkan gunung berapi pada saat meletus. Gas tersebut antara lain Karbonmonoksida (CO), Karbondioksida (CO2), Hidrogen Sulfide (H2S), Sulfurdioksida (S02), dan Nitrogen (NO2) yang dapat membahayahan manusia.

Lava dan aliran pasir serta batu panas
Lava adalah cairan magma dengan suhu tinggi yang mengalir dari dalam Bumi ke permukaan melalui kawah. Lava encer akan mengalir mengikuti aliran sungai sedangkan lava kental akan membeku dekat dengan sumbernya. Lava yang membeku akan membentuk bermacam-macam batuan.
Lahar adalah lava yang telah bercampur dengan batuan, air, dan material lainnya. Lahar sangat berbahaya bagi penduduk di lereng gunung berapi.

Abu letusan
Yakni material yang sangat halus yang disemburkan ke udara saat terjadi letusan. Karena sangat halus, abu letusan dapat terbawa angin dan dirasakan sampai ratusan kilometer jauhnya.

Awan panas
Yakni hasil letusan yang mengalir bergulung seperti awan. Di dalam gulungan ini terdapat batuan pijar yang panas dan material vulkanik padat dengan suhu lebih besar dari 600 °C. Awan panas dapat mengakibatkan luka bakar pada tubuh yang terbuka seperti kepala, lengan, leher atau kaki dan juga dapat menyebabkan sesak napas.


krakatau
Pada mulanya Pulau Krakatau besar yang biasa kita sebut dengan nama Gunung Krakatau adalah sebuah gunung (Gunung Krakatau purba) yang memiliki ketinggian sekitar 2000 mdpl dengan lingkaran pantainya sekitar 11 km dan radius sekitar 9 km2. Namun ledakan dahsyat yang terjadi sekitar 416 M ini telah menghancurkan tiga perempat tubuh gunung tersebut dan menyisakan tiga pulau besar, yaitu Pulau Sertung, Pulau Rakata, dan Pulau Panjang, serta sebuah kaldera di tengah ketiga pulau tersebut. sebelum tahun 1883 muncullah dua buah gugusan gunung yang bernama Gunung danan dan gunung Perbuatan yang kemudian lam-kelamaan bersatu dengan Pulau rakata dan biasa disebut dengan Gunung Krakatau saja.

Pada tahun 1880, yang disebut masa strombolian, aktivitas vulkanis berlangsung selama beberapa bulan, dan Gunung Perbuatan aktif mengeluarkan lava. Setelah periode itu, tidak ada aktivitas vulkanis hingga akhirnya muncul tanda akan adanya letusan pada bulan Mei 1883. Lalu pada tanggal 27 Agustus 1883 Gunung Krakatau meletus. Menurut catatan sejarah yang hingga kini selalu dipromosikan jajaran pariwisata Lampung, Gunung Krakatau meletus sangat dahsyat, menggemparkan dunia. semburan lahar dan abunya mencapai ketinggian 80 km. Sementara abunya mengelilingi bumi selama beberapa tahun. dilihat daru Amerika Utara dan Eropa, saat itu cahaya matahari tampak berwarna biru dan bulan tampak jingga (oranye). Letusan gunung ini menghasilkan debu hebat yang mampu menembus jarak hingga 90 km. Letusan itu pun berdampak terjadinya gelombang laut sampai 40 m vertikal dan telah memakan korban sekitar 36.000 jiwa pada 165 desa baik di Lampung Selatan ataupun pada barat Jawa Barat. Dan karena letusannya itu telah melenyapkan Gunung Danan dan Perbuatan dari muka bumi dan menyisakan tiga pulau yaitu Pulau Panjang, Pulau Sertung, dan Pulau Rakata besar serta sebuahkaldera yang terletak di tengah ketiga pulau tersebut yang berdiameter 7 km. Empat puluh tahun kemudian lahir keajaiban baru. Sekitar tahun 1927 para nelayan yang tengah melaut di Selat Sunda tiba-tiba terkejut. Kepulan asap hitam di permukaan laut menyembul seketika di antara tiga pulau yang ada, yaitu di kaldera bekas letusan sebelumnya yang dahsyat itu. Kemudian pada tanggal 29 desember 1929 sebuah dinding kawah muncul ke permukaan laut yang juga sebagai sumber erupsi. Hanya dua tahun setelah misteri kepulan asap di laut itu, kemudian muncullah benda aneh. "Wajah" asli benda aneh itu makin hari makin jelas dan ternyata itulah yang belakangan disebut Gunung Anak Krakatau. Tapi misteri Gunung Anak Krakatau tidak sampai di situ. Gunung ini memiliki keunikan tersendiri, sebab gunung ini selalu menambahkan ketinggiannya sekitar satu senti tiap harinya. Gunung Anak Krakatau yang semula hanya beberapa meter saja, sekarang sudah dapat mencapai 230 mdpl dan sejak munculnya pada tahun1927. Gunung ini tercatat telah meletus sekitar 16 kali sejak Desember 1927 sampai Agustus 1930 dan 43 kali sejak 1931-1960 dan 13 kali sejak 1961-tahun 2000.
(Dikutip dari berbagai sumber,www.google.co.id,www.wikipedia.com,dll. dengan pengolahan)

tulisan umum


Gayus Tambunan

Gayus Tambunan adalah seorang korupter yang sangat handal dalam mengkorupsikan uang dari hasil pajak masyarakat. Di waktu terakhir-terakhir ini ia menjadi buronan paling dicari oleh aparat keamanan seperti seorang teroris. Atas kasusnya sebagai makelar kasus pajak senilai 25 milyar rupiah, Gayus Tambunan ini diperkirakan kabarnya melarikn diri dan sembunyi di Negara Singapore. Menurut beberapa temannya, Gayus ini sewaktu di sekolah biasa-biasa aja, tapi urusan otak dia termasuk smart juga rajin bergaul dengan teman-temannya. Namun sangat disayangkan kepandaian ini dimanfaatkan untuk menggerogoti uang pajak dalam kaitan dengan kasus Markus. Setelah mendengar keterangan saksi-saksi, Gayus Tambunan akhirnya diperiksa sebagai terdakwa disidang dipengadilan negri Jakarta Selatan Gayus akan menjelaskan apa yang dia ketahui  terkait 4 perkara yang menjeratnya. Perkara pertama dugaan korupsi saat menangani keberatan pajak di PT Surya Alam Tunggal, yang didakwa merugikan Negara dan memperkaya perusahaan sebesar Rp 570 juta. Perkara ke 2, diduga menyuap 2 penyidik Bareskrim Polri. Perkara ke 3, diduga memberikan keterangan-keterangan palsu terkait asal usul uang sebesar Rp 28 milyar miliknya kepada Penyidik Polri. Perkara ke 4, diduga menyuap hakim di Pengadilan Negeri Tangerang, Muhtadi Asnun, sebesar 40.000 dollar.

RANGKUMAN

MANUSIA DAN  HARAPAN
A. PENGERTIAN HARAPAN
                   Setiap manusia mempunyai harapan. Manusia yang tanpa harapan, berarti manusia itu mati dalam hidup. Orang yang akan meninggal sekalipun mempunyai harapan, biasanya berupa pesan-pesan kepada ahli warisnya. Harapan tersebut tergantung pada pengetahuan, pengalaman lingkungan hidup, dan kemampuan masing-masing.
                   Harapan harus berdasarkan kepercayaan, baik kepercayaan pada diri sendiri, maupun kepercayaan kepada Tuhan YME. Agar harapan terwujud, maka perlu usaha dengan sungguh-sungguh. Manusia wajib selalu berdoa. Karena doa dam usaha merupakan sarana terkabulnya harapan.
                  Harapan berasal dari kata harap yang berarti keinginan supaya sesuatu akan terjadi, sehingga harapan berarti yang ingin dapat terjadi.
Contoh :
·         Budi seorang mahasiswa STMIK Gunadarma, ia rajin belajar dengan harapan didalam ujian semester mendapatkan angka yang baik.
     Dari contoh diatas, apa yang diharapkan Budi ialah terjadinya sebuah keinginan, kerena itu mereka bekerja keras. Semuanya itu dengan suatu keyakinan demi terwujud apa yang diharapkan. Jadi untuk mewujudkan harapan itu harus disertai dengan usaha yang sesuai denagan apa yang diharapkan bila dibandingkan dengan cita-cita, maka harapan mengandung pengertian tidak terlalu muluk, sedangkan cita-cita pada umumnya perlu setinggi bintang. Antar harapan dan cita-cita terdapat persamaan, yaitu :
·         Keduanya menyangkut masa depan karena belum terwujud
·         Pada umumnya dengan cita-cita maupun harapan orang menginginkan hal yang lebih atau meningkat.

B. Sebab manusia mempunyai harapan
Manusia adalah makhluk sosial. Pada saat ia lahir langsung di sabut dengan kehidupan. Ada dua hal yg mendorong manusia hidup dengan manusia lainnya, yaitu dorongan kodrat dan dorongan kebutuhan hidup.

Dorongan kodrat
     Kodrat ialah sifat,keadaan, atau pembawaan alamiah yang sudah terjelma dalam diri manusia sejak manusia itu di ciptakan oleh Tuhan. Misalnya menangis, gembira, berfikir, berjalan, berkata, mempunyai keturunan dan sebagainya.
     Dalam diri manusia masing-masing sudah terjelma sifat, kodrat pembawaan dan kemampuan utuk hidup bergaul, hidup bermasyarakat atau hidup bersama denagn manusia lain.

Doronagn kebutuhan hidup
     Dengan adanya dorongan kodrat dan dorongan kebutuhan hidup itu maka manusia mermepunyai harapan. Pada hakekatnya harapan itu adalh keinginan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
     Menurut Abraham Maslow sesuai dengan kodratnya harapan manusia atau kebutuhan manusia itu ialah :
• kelangsungan hidup (survival)
• keamanan (safety)
• hak dan kewajiban mencintai dan dicintai (be loving and love)
• di akui lingkungan (status)
• perwujudan cita-cita (self actualization)
C. KEPERCAYAAN
     Kepercayaan adalah hal-hal yang berhubungan denagn pengakuan atau keyakinan akan kebenaran.
Dalam hal beragama tiap-tiap orang wajib menerima dan menghormati kepercayaan orang yang beragama. Dasarnya ialah keyakinan.

D. BERBAGI KEPERCAYAAN DAN USAHA MENINGKATKANNYA
     Dasar kepercayaan adalah kebenaran. Sumber kebenaran adalah manusia. Kepercayaan itu dapat di bedakan atas :
1.  Kepercayaan pada diri sendiri
     Kepercayaan pada diri sendiri itu ditanamkan setiap pribadi manusia. Percaya pada diri sendiri pada hakekatnya percaya pada Tuhan YME. Percaya pada diri sendiri, menganggap dirinya tidak salah, dirinya menang, dirinya mampu mengerjakan yang diserahkan atau dipercayakan padanya.

2.  Kepercayaan kepada orang lain
     Percaya kepada orang lain itu dapat berupa percaya pada saudara, orang tua, guru, atau siapa saja. Kepercayaan kepada orang lain itu sudah tentu percaya terhadap kata hatinya, perbuatan yang sesuai dengan kata hati, atau terhadap kebenaran. Ada ucapan yang berbunyi orang itu dipercaya karena ucapannya.


3.  Kepercayaan kepada pemerintah
     Berdasarkan pandangan teokratis menurut etika, filsafat tingkah laku karya Prof.Ir.Poedjawiyatna, negara itu berasal dari Tuhan. Tuhan langsung memerintah dan memimpin bangsa manusia. Pandangan demokratis mengatakan bahwa kedaulatan adalah dari rakyat. Rakyat adalah negara, rakyat itu menjelma pada negara. Manusia sebagai serorang (individu) tak berarti.

4.  Kepercayaan kepada Tuhan
     Kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa itu amat penting, karena keberadaan manusia itu bukan dengan sendirinya, tetapi diciptakan oleh Tuhan. Kepercayaan berarti keyakinan dan pengakuan akan kebenaran. Kepercayaan itu amat penting, kerena merupakan tali kuat yang dapat menghubungkan rasa manusia dengan Tuhannya. Oleh karena itu jika manusia berusaha agar mendapat pertolongan dari padanya, manusia harus percaya kepada Tuhan, sebab Tuhan lah yang selalu menyertai manusia.

        Berbagai usaha dilakukan manusia untuk meningkatkan rasa percaya kepada Tuhannya. Usaha itu bergantung kepada pribadi kondisi, situasi, dan lingkungan. Usaha itu antara lain :
a)    Meningkatkan ketaqwaan kita dengan jalan meningkatkan ibadah
b)   Meningkatkan pengabdian kita kepada masyarakat
c)    Meningkatkan kecintaan kita kepada sesama manusia dengan jalan suka menolong, dermawan, dan sebagainya.
d)   Mengurangi nafsu mengumpulkan harta yang berlebihan
e)   Menekan perasaan negative seperti iri, dengki, fitnah, dan sebagainya.